Prodi Pendidikan Akuntansi FEB UNY Hadirkan Peneliti BRIN Pusat dalam Kegiatan Praktisi dan Guest Lecture #3, Kupas Transformasi Pendidikan dalam Konteks Evaluasi dan Manajemen Pendidikan

Kelanjutan rangkaian program pengayaan akademik di Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali bergulir dengan sukses. Guna membekali para calon pendidik dengan kompetensi masa depan, prodi tersebut menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk Evaluasi & Manajemen Pendidikan: Kekuatan Data di Balik Keputusan Pendidikan. Acara yang diselenggarakan pada Selasa, 26 Mei 2026 ini menghadirkan pakar sekaligus peneliti dari Pusat Riset Pendidikan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Janu Arlinwibowo. Kehadiran peneliti dari lembaga riset nasional ini memberikan perspektif baru yang mendalam mengenai bagaimana psikometri, sistem informasi modern, dan metode pendidikan masa kini saling berkolaborasi dalam melahirkan kebijakan edukasi yang akurat.

Dalam pemaparannya, Janu Arlinwibowo menekankan bahwa dunia pendidikan saat ini sedang mengalami pergeseran paradigma yang sangat masif. Pola lama yang cenderung berpusat pada guru (teacher-centered) dan berorientasi pada hafalan konsep kini harus ditinggalkan, berganti menjadi pendekatan yang berpusat pada siswa (student-centered) demi membangun kompetensi analitis yang kuat. Bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi yang dipersiapkan menjadi calon guru, transformasi menuju data-driven education atau pendidikan berbasis data ini dinilai sangat krusial. Pergeseran tersebut berjalan beriringan dengan revolusi profesi di dunia kerja nyata yang kini bergerak cepat menuju era digitalisasi, otomatisasi, dan pemanfaatan analitik data secara masif.

Dalam implementasinya, integrasi teknologi canggih masa kini diarahkan untuk memperkuat efisiensi kerja para pendidik, bukan untuk menggantikan peran mereka di dalam kelas. Sistem digital yang terintegrasi dapat dioptimalkan dalam berbagai lini manajemen pembelajaran, mulai dari fase perencanaan seperti penyusunan modul ajar adaptif dan pemetaan kebutuhan laboratorium komputer akuntansi, hingga penyediaan platform pembelajaran mandiri bagi siswa untuk mengeksplorasi topik-topik tingkat lanjut seperti akuntansi forensik. Melalui pendekatan berbasis teknologi ini, ekosistem belajar-mengajar dapat berjalan secara lebih personal, responsif, dan efisien dalam memantau perkembangan setiap peserta didik.

Selain pemanfaatan sistem digital, materi kuliah tamu ini juga membongkar pentingnya akurasi data dalam asesmen melalui tiga lensa validitas, yaitu validitas isi, konstruk, dan kriteria. Sebagai contoh, dalam menguji kompetensi menyusun jurnal umum, instrumen yang digunakan harus melibatkan praktik penyusunan langsung, bukan sekadar menanyakan definisi teoritisnya. Janu menjelaskan bahwa arsitektur instrumen evaluasi modern harus bergerak melampaui tes pilihan ganda konvensional dengan cara menggabungkan penilaian kognitif, rubrik praktik untuk mengevaluasi output kompleks, hingga observasi langsung guna menilai dinamika kerja dan ketelitian siswa, sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan.

Penyelenggaraan agenda akademis oleh Prodi Pendidikan Akuntansi ini juga menjadi wujud nyata komitmen universitas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya peningkatan mutu kompetensi calon pendidik melalui literasi data dan teknologi ini merupakan implementasi langsung dari SDG 4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Di samping itu, penguasaan terhadap teknologi AI dan analitik sejak bangku perkuliahan mempersiapkan lulusan untuk tanggap terhadap tantangan industri, yang selaras dengan SDG 9 terkait Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Sinergi strategis antara FEB UNY dan BRIN ini juga mencerminkan keberhasilan perwujudan SDG 17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kuliah tamu ini diakhiri dengan sebuah refleksi mendalam bahwa kekuatan sebuah keputusan pendidikan yang berdampak besar selalu bermula dari pengolahan data yang valid dan objektif. Melalui pembekalan yang komprehensif ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi FEB UNY diharapkan tidak hanya siap menjadi pengajar akuntansi yang konvensional, melainkan bertransformasi menjadi inovator pendidikan modern yang mampu memanfaatkan kekuatan data dan teknologi untuk mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.