Dr. Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd. Raih Gelar Doktor Dengan Mengembangkan Model Pembelajaran Adaptive Blended Learning dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar dan Keterampilan Praktik Siswa SMK

Dr. Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd. resmi meraih gelar doktor setelah sukses menjalani Ujian Terbuka Promosi Doktor pada Selasa, 23 Juni 2026. Pencapaian ini menandai kontribusi penting dalam bidang akademik, khususnya dalam pengembangan inovasi pendidikan vokasi di Indonesia. Dalam ujian terbuka tersebut, Dr. Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd. mempertahankan disertasi yang berfokus pada inovasi metode pembelajaran dengan judul “Pengembangan Model Pembelajaran Adaptive Blended Learning dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar dan Keterampilan Praktik Siswa SMK.” Penelitian ini mengangkat isu strategis mengenai pentingnya adaptasi metode pembelajaran di era digital untuk mengoptimalkan mata pelajaran kejuruan.

Disertasi ini dilatarbelakangi oleh kondisi riil di lapangan terkait pembelajaran praktik kejuruan. Penelitian ini diawali dengan observasi mendalam untuk menemukan data faktual mengenai kondisi pembelajaran praktik komputer akuntansi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ini, yang membutuhkan pendekatan baru agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan siswa. Melalui pendekatan riset dan pengembangan, penelitian ini menghasilkan inovasi berupa model Adaptive Blended Learning (ABL) yang berbantuan Learning Management System (LMS). Proses pengembangan ini dilakukan secara komprehensif, mulai dari menguji kelayakan model beserta perangkat pendukungnya, hingga menguji tingkat kepraktisan penerapannya oleh guru dan siswa di sekolah. Hasil pengujian membuktikan efektivitas penerapan model ABL secara signifikan mampu meningkatkan kemandirian belajar sekaligus mendongkrak penguasaan keterampilan praktik siswa SMK.

Secara akademik, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan literatur teknologi pendidikan dan pedagogi vokasi, khususnya dalam mengintegrasikan LMS pada model blended learning yang adaptif terhadap kecepatan belajar siswa. Secara praktis, temuan ini diharapkan menjadi rujukan bagi para guru SMK, perancang kurikulum, dan pembuat kebijakan pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih modern, efektif, dan relevan dengan tuntutan industri kerja.

Dengan pencapaian ini, Dr. Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd. resmi menyandang gelar doktor dan diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan pendidikan vokasional, serta melahirkan inovasi-inovasi lanjutan yang mendukung terciptanya lulusan SMK yang mandiri, tangguh, dan terampil.