Mahasiswa PK Pendidikan Akuntansi FEB UNY Dorong Keterampilan Komputer Akuntansi Siswa melalui Praktik Software Accurate di SMKN 1 Bantul

BANTUL — Sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan keterampilan peserta didik, Selvi Nur Listiani, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan pembelajaran Komputer Akuntansi menggunakan software Accurate bagi 35 peserta didik kelas XI AK 2 SMK Negeri 1 Bantul. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam empat pertemuan, yaitu pada 31 Juli, 21, 24, dan 28 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan PK sekaligus upaya mendukung pengembangan keterampilan peserta didik dalam menggunakan teknologi pada bidang akuntansi. Kegiatan PK ini menjadi bentuk kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 yaitu Pendidikan Berkualitas, dan SDG 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan kompetensi kejuruan.

Pembelajaran dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran langsung dengan mahasiswa PK sebagai pengajar yang mengelola kegiatan mulai dari pembukaan, kegiatan inti, hingga penutup. Pada dua pertemuan awal, peserta didik melakukan praktik setup database perusahaan pada software Accurate. Selanjutnya, pada pertemuan ketiga dan keempat, peserta didik melakukan input transaksi hingga mencetak laporan keuangan. Langkah-langkah praktik ditampilkan melalui proyektor dan diikuti secara langsung oleh peserta didik menggunakan komputer masing-masing. Pada awal praktik, beberapa peserta didik masih sering melakukan kesalahan, seperti salah menekan menu atau langkah tertentu, sehingga menimbulkan kepanikan. Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa menekankan pentingnya fokus, ketenangan, dan sikap tidak panik ketika melakukan kesalahan. Ketika peserta didik melakukan kesalahan, mahasiswa memberikan bantuan dan penjelasan secara hati-hati serta menghentikan sementara pembelajaran hingga kesalahan dapat diperbaiki. Hal tersebut dilakukan agar peserta didik tidak panik dan tidak merasa tertinggal dari teman-temannya.

Seiring berlangsungnya kegiatan praktik, peserta didik mulai menunjukkan perubahan dalam menghadapi kesalahan. Peserta didik yang pada awalnya cenderung panik ketika melakukan kesalahan mulai mampu bersikap lebih tenang dan teliti dalam memperbaiki kesalahan tersebut. Beberapa peserta didik juga mulai mencoba mencari cara untuk memperbaiki kesalahan secara mandiri sebelum meminta bantuan. Apabila terdapat beberapa peserta didik yang mengalami kesalahan yang sama, mahasiswa menjelaskan kembali langkah praktik melalui proyektor, sedangkan kesalahan individual ditangani melalui pendampingan secara langsung. Pada akhir rangkaian kegiatan, mayoritas peserta didik dapat menyelesaikan praktik hingga tahap pencetakan laporan keuangan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PK UNY turut memberikan pengalaman belajar berbasis praktik yang mendukung pengembangan keterampilan Komputer Akuntansi peserta didik. Selain memperoleh pengalaman dalam menggunakan software Accurate, peserta didik juga dilatih untuk lebih teliti dan mampu menghadapi kesalahan selama proses praktik. Kegiatan ini diharapkan dapat terus mendukung pembelajaran berbasis teknologi sehingga peserta didik memiliki keterampilan yang relevan dengan bidang keahlian serta kebutuhan praktik kerja lapangan dan dunia kerja.