Mahasiswa PK Pendidikan Akuntansi FEB UNY Memanfaatkan Kahoot untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik dalam Pembelajaran Perpajakan di SMK Negeri 1 Bantul

BANTUL — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) melaksanakan kegiatan pembelajaran mata pelajaran Perpajakan di kelas XI Akuntansi 2 (XI AK 2) SMK Negeri 1 Bantul. Kegiatan berlangsung pada hari Senin, 14 September 2026, jam pelajaran ke-9 hingga ke-10, pukul 14.00–15.10 WIB, bertempat di Laboratorium 21 (Laboratorium Akuntansi). Pembelajaran diikuti oleh 35 peserta didik kelas XI AK 2 yang hadir secara lengkap, dengan materi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Pengusaha Kena Pajak (PKP). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education), serta Tujuan ke-9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi perpajakan melalui metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis teknologi. Proses pembelajaran diawali dengan penjelasan materi NPWP dan PKP secara langsung oleh mahasiswa PK, dilengkapi dengan tanya jawab agar peserta didik dapat memahami konsep secara bertahap. Pada 15–20 menit terakhir pembelajaran, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuis menggunakan platform digital Kahoot sebagai alat untuk mengecek pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan. Soal dalam kuis disusun berdasarkan capaian pembelajaran sehingga relevan dengan materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini melibatkan peserta didik kelas XI AK 2, dengan pendampingan dari guru pamong Ibu Isti Fitriana, S.Pd., serta di bawah arahan Kepala Sekolah Bapak Raharjo, S.IP., M.Pd.

Pelaksanaan kuis Kahoot mendapat antusiasme tinggi, salah satunya karena setiap peserta didik direpresentasikan dengan karakter unik sesuai nama masing-masing, sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan kompetitif. Kuis memuat contoh soal yang menguji penerapan konsep, sehingga hasilnya memberikan gambaran bagi guru mengenai sejauh mana peserta didik memahami materi, bukan hanya kemampuan menghafal. Dengan kegiatan ini peserta didik menjadi lebih aktif terlibat selama pembelajaran, dan guru mendapat sarana evaluasi yang cepat di akhir sesi kuis. Bagi sekolah, kegiatan ini mendukung upaya digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan media asesmen berbasis teknologi di SMK Negeri 1 Bantul. Hal ini selaras dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, sekaligus mencerminkan SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan penggunaan media pembelajaran digital seperti Kahoot dapat terus diterapkan secara berkelanjutan pada pertemuan berikutnya, tidak hanya pada mata pelajaran Perpajakan tetapi juga mata pelajaran lain di SMK Negeri 1 Bantul. Dengan demikian, peserta didik diharapkan semakin siap menghadapi tantangan akademik maupun dunia kerja, sekaligus mendukung terwujudnya pembelajaran yang inovatif dan berkualitas