Mahasiswa PK Pendidikan Akuntansi FEB UNY Terapkan Kahoot sebagai Media Evaluasi Interaktif untuk Mengukur Penguasaan Konsep Kartu Utang dalam Pembelajaran Akuntansi Keuangan Kelas XI

BANTUL — Syifa’ Alifia Zahro Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan pembelajaran Akuntansi Keuangan dengan menerapkan Kahoot sebagai media evaluasi interaktif. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, pukul 10.10–13.50 WIB (jam ke-5 s.d. jam ke-8, 4 JP), bertempat di Ruang Kelas 16 SMK Negeri 1 Bantul, dengan sasaran peserta didik Kelas XI Akuntansi 1 pada materi konsep Kartu Utang. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan proses pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan ini bertujuan mengukur penguasaan peserta didik terhadap konsep Kartu Utang sekaligus menghadirkan alternatif evaluasi yang lebih interaktif dibanding metode konvensional berbasis kertas. Pelaksanaannya diawali dengan penyampaian materi secara sistematis oleh mahasiswa PK, meliputi definisi utang jangka pendek, kriteria pengakuan, faktor yang memengaruhi, hingga penggolongan jenis-jenis utang jangka pendek dalam praktik akuntansi keuangan, yang disampaikan secara interaktif melalui tanya jawab dan contoh transaksi konkret. Setelah materi selesai, evaluasi pemahaman dilaksanakan melalui kuis Kahoot, di mana peserta didik menjawab soal secara langsung menggunakan perangkat masing-masing, sementara skor dan peringkat ditampilkan secara real-time di layar kelas. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa PK selaku fasilitator pembelajaran serta seluruh peserta didik Kelas XI Akuntansi 1 sebagai peserta aktif.

Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta didik, yang terlihat dari tingginya partisipasi hampir seluruh peserta didik dalam menjawab setiap sesi soal hingga kuis berakhir. Suasana kelas yang semula cenderung pasif berubah menjadi lebih hidup dan komunikatif. Umpan balik yang tersaji secara instan turut bermanfaat ganda: bagi peserta didik untuk mengetahui tingkat pemahamannya sendiri, dan bagi mahasiswa PK untuk mengidentifikasi bagian materi yang masih perlu diperkuat. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian SDGs poin ke-4 dengan mendorong peningkatan mutu proses belajar-mengajar berbasis teknologi serta membekali peserta didik dengan keterampilan berpikir cepat dan tepat yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja di bidang akuntansi dan keuangan. Ke depan, pemanfaatan Kahoot diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu alternatif media evaluasi pada materi-materi Akuntansi Keuangan lainnya, sejalan dengan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan SMK Negeri 1 Bantul.